RESMI! Bansos PKH dan BPNT Cair Tiga Bulan Sekaligus pada Bulan Juli 2021

NKRIKU – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempercepat penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako selama tiga bulan sekaligus pada awal Juli 2021.

“Kuartal ketiga ini kita akan mempercepat penyalurannya pada bulan Juli sehingga KPM akan mendapatkan tiga bulan sekaligus di bulan Juli ini dan diharapkan akan memperkuat daya tahan sosial dari para keluarga PKH dan keluarga PHK juga mendapatkan penyaluran Kartu Sembako,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara pada Jumat, 2 Juli 2021.

Alokasi penyaluran PKH untuk 2021 sebesar Rp28,31 triliun dengan realisasi hingga kuartal II baru Rp13,96 triliun. Hal ini terbagi atas Rp6,83 triliun pada kuartal I untuk 9,67 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Rp7,3 triliun pada kuartal II untuk 9,9 juta KPM.

“Kita berharap bisa mencapai target komplit 10 juta KPM dan indeks harga berbeda-beda tergantung dari komposisi keluarganya,” ujarnya.

Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan indeks bantuan yang diterima oleh ibu hamil dan anak usia dini sebesar Rp3 juta per tahun. Kemudian, bagi murid SD sebesar Rp900.000 per tahun, siswa SMP sebesar Rp1,5 juta per tahun.

Selanjutnya, siswa SMA sebesar Rp2 juta per tahun, penyandang disabilitas dan lansia sebesar Rp2,4 juta per tahun.

Untuk alokasi kartu sembako sebanyak Rp42,37 triliun, tapi realisasi hingga Juni baru mencapai Rp17,75 triliun. Langkah ini dengan realisasi output 15,9 juta KPM dari target total 18,8 juta KPM.

Kementerian Sosial (Kemensos) sudah diminta mempercepat penyaluran dan memenuhi target 18,8 juta penerima sesuai dengan alokasi anggaran.

“Jadi masih ada ruangan hampir 3 juta kelompok penerima yang bisa diberikan kartu sembako sebesar Rp200.000 per bulan,” tuturnya.

Pemerintah juga memperpanjang Bantuan Sosial Tunai (BST) selama dua bulan untuk meringankan masyarakat terdampak pelaksanaan PPKN darurat.

Semula BST hanya diberikan selama empat bulan yakni Januari hingga April dengan realisasi sebesar Rp11, 94 triliun untuk 9,6 juta KPM. Hal ini dengan indeks bantuan sebesar Rp300.000 per KPM selama satu bulan.

Kemudian, pemerintah menambah anggaran Rp6,1 triliun untuk perpanjangan BST dengan target 10 juta KPM di 34 provinsi yang disalurkan satu kali pada Juli sebesar Rp300.000 per bulan.

Sri Mulyani Indrawati mengemukakan pemerintah akan menggunakan data penyaluran pada Januari dan April 2021.

“Anggarannya disediakan untuk 10 juta yaitu Rp6,1 triliun sehingga untuk BST ini total alokasi nya adalah mencapai Rp18,04 triliun dari Januari plus dua bulan yang sekarang kita akan berikan,” tuturnya.***

Comments


EmoticonEmoticon