TAK LOLOS BPUM 2021? Tenang, UMKM Masih Bisa Dapat Rp2,55 Juta dari Bantuan Lain, Tanpa Syarat NIB dan SKU

NKRIku.com, Nasional – Pemerintah belum memutuskan untuk menambah kuota BPUM 2021 usai tahap 3 berakhir bulan September

Kendati demikian, pelaku usaha bisa mencairkan BLT UMKM di Bank BRI sampai bulan Desember dengan syarat telah ditetapkan sebagai penerima.

Sebanyak 12,8 juta UMKM mendapat dana BPUM Rp1,2 juta yang diberikan di awal tahun menyusul Juli, Agustus, dan September. Oleh sebab itu, masih banyak pelaku usaha yang mengharapkan bantuan.

Kabar baiknya, UMKM boleh mendaftar bantuan lain dari program pemerintah jika gagal lolos BPUM 2021 dengan mengikuti Kartu Prakerja.

Bahkan, program tersebut tidak memerlukan NIK/SKU, dan perusahaan mikro yang menerima KUR bisa mencoba mengajukan.

Bagi yang belum mengetahui, Kartu Prakerja adalah program semi bansos yang diberikan dalam bentuk penyediaan pelatihan dan uang insentif senilai total Rp2,55 juta.

Syarat peserta adalah masyarakat yang belum mendapat kerja, pekerja yang terkena PHK, karyawan yang ingin meningkatkan kemampuan, pekerja yang tidak digaji, dan pemilik UMKM.

Apalagi, pelaku usaha mikro dan kecil saat ini menjadi prioritas untuk mendapat Kartu Prakerja usai pandemi Covid-19 yang berimbas pada sektor UMKM.

Syarat lainnya calon peserta tidak sedang dalam menjalani pendidikan formal dan tidak terdaftar sebagai penerima bansos lainnya dari pemerintah.

Golongan lain yang tak perlu repot mendaftar meliputi Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.

Lebih lanjut, batas maksimal penerima Kartu Prakerja dalam 1 KK adalah 2 orang. Apabila dua anggota keluarga pernah mendapat program ini, maka Anda dipastikan gagal jika mendaftar.

Saat ini, Kartu Prakerja sedang proses untuk pembukaan menuju gelombang 22. Itu artinya program telah berjalan dalam 21 gelombang sebelumnya.

Tak perlu repot mengajukan bantuan secara offline di dinas tertentu, selusuh proses daftar dan seleksi Kartu Prakerja dilaksanakan dengan online hingga pencairan dana pun didistribusikan melalui transfer rekening dan e-wallet.

Calon peserta hanya menyiapkan KTP, KK, HP/perangkat yang terhubung dengan koneksi internet stabil. Proses pengajuan pendaftaran dari daftar akun hingga selesai memakan waktu tidak sampai satu jam. Ikuti caranya di bawah ini.

  1. Akses ke website resmi Kartu Prakerja prakerja.go.id (klik DI SINI)
  2. Klik “Daftar Sekarang”
  3. Isi email dan password
  4. Pendaftar bisa cek kotak masuk di email dan klik link verifikasi dari Kartu Prakerja
  5. Login akun menggunakan email dan password tadi
  6. Silahkan mengisi data diri sesuai KTP dan KK
  7. Unggah swafoto KTP sesuai dengan ketentuan agar tak ada halangan
  8. Peserta diminta untuk mengikuti Tes Kemampuan Dasar dan Tes Motivasi selama 25 menit secara online. Siapkan coret-coretan dan kerjakan di tempat yang kondusif
  9. Jawa pertanyaan tambahan lainnya
  10. Logout akun dan kembali login saat pembukaan gelombang lalu klik “Gabung”

Saat ini, gelombang 22 atau selanjutnya belum dibuka, maka peserta bisa logout akun terlebih dahulu.

Namun, saat mendengar pembukaan, segera login kembali akun dengan klik “Gabung” pada dashboard. Biasanya tahap ini hanya dilaksanakan beberapa hari.

Lalu, peserta tinggal menunggu kelolosan yang diumumkan melalui SMS, kotak masuk email, dan login akun Kartu Prakerja.

Adapun bantuan yang diberikan adalah dalam bentuk uang insentif total Rp2,55 juta dengan rincian sebagai berikut:

  • Insentif pelatihan Rp600 ribu setiap bulan yang cair dalam empat bulan (total Rp2,4 juta)
  • Insentif setiap mengisi survey Rp50 ribu yang bisa dilakukan hingga tiga kali (total Rp150 ribu)

Demikianlah informasi apabila UMKM gagal dapat BPUM atau BLT UMKM 2021, maka bisa mengajukan pendaftaran Kartu Prakerja dan dapatkan uang Rp3,55 juta.***

Comments


EmoticonEmoticon