Sudah Gosok Gigi Tapi Masih Bau Mulut? Bahaya, Ternyata Gejala Penyakit Mematikan Ini Menyerang Anda

NKRIku.com – Bau mulut sering menjadi masalah yang kerap mendera sebagian besar orang.

Bahkan meski sudah sikat gigi sekalipun, bau mulut tetap saja muncul.

Tidak hanya itu, penggunaan obat kumur pun masih saja belum bisa membuat bau mulut hilang.

Jika hal ini terjadi, nampaknya Anda harus mulai waspada.

Pasalnya bau mulut yang tak kunjung hilang rupanya juga bisa menjadi gejala suatu penyakit.

Bukan penyakit biasa, melainkan penyakit berbahaya yang bsia mengancam nyawa.

Penyebab Bau Mulut Tidak Hilang meski Sudah Sikat Gigi

Setidaknya ada 8 kondisi kesehatan serius yang memiliki gejala bau mulut.

Hal ini tentu wajib menjadi perhatian Anda.

Pasalnya, diantara penyebabnya adalah gejala penyakit mematikan.

  1. Diabetes

Penderita diabetes yang tidak melakukan perawatan dengan baik lebih rentan mengalami penyakit gusi dan mulut kering.

Hal ini kemudian menyebabkan bau mulut.

Ketika kadar gula darah tidak stabil, tubuh yang lemah tidak mampu melawan bakteri yang menyebabkan infeksi yang membahayakan gusi.

Biasanya, bau mulut dari penderita diabetes mirip bau buah atau aseton.

Melansir dari Healthline, bau napas ini juga bisa menunjukkan adanya komplikasi serius pada penderita diabetes yang disebut ketoasidosis.

  1. Gagal ginjal

Bau mulut juga bisa menjadi tanda kesehatan ginjal Anda.

Ketika Anda merasakan bau mulut yang amis, berbau urine, atau amonia dapat mengindikasikan gagal ginjal.

Orang yang mengalami gagal ginjal memiliki gejala ini karena efek samping dari kadar urea yang berlebihan dalam darah.

Pada ginjal yang sehat, urea akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui urine dan ketika ginjal tidak dapat melakukan itu, kelebihan kadar urea dalam darah akan mempengaruhi sistem pernapasan dan berujung pada bau mulut.

Biasanya gagal ginjal ini kerap terjadi pada pria karena kebiasana seperti merokok, begadang dan sebagainya.

  1. Sleep Apnea

Bau mulut normal terjadi ketika kita baru bangun dari tidur.

Itu karena selama tidur, produksi air liur berkurang sehingga bakteri dapat bertumbuh dalam mulut.

Merangkum dari Verywell Health, salah satu yang membuat produksi air liur terhambat karena mulut terbuka selama tidur untuk waktu yang lama.

Hal ini kerap terjadi pada orang dengan sleep apnea dan mendengkur.

Mereka lebih mungkin mengalami kesulitan bernapas melalui hidung saat tidur sehingga lebih cenderung bernapas melalui mulut.

  1. GERD dan masalah pencernaan

Kondisi kesehatan seperti asam lambung yang naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) juga bisa menjadi penyebab bau mulut.

Kondisi sistem pencernaan ini bisa mencegah makanan diproses secara efisien dalam perut.

Jika sudah begitu, makanan bisa mulai membusuk.

Hal inilah yang kemudian membuat bau mulut terjadi.

Selain GERD, masalah pencernaan lain yang bisa menyebabkan bau mulut adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori.

Hal ini tegaskan dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Microbiology tahun 2008.

Jadi sebaiknya Anda lebih waspada.

  1. Masalah gigi dan mulut

Merangkum dari Web MD, gigi berlubang dapat menjebak partikel makanan dan membiakkan bakteri.

Hal inilah yang menjadi penyebab bau mulut.

Penyebab lain dari bau mulut adalah radang gusi.

Saat gusi meradang akibat bakteri, akan terjadi ciran yang bebau busuk.

  1. Infeksi saluran pernapasan

Infeksi saluran pernapasan seperti flu, selesma, bronkitis, dan sinusitis merupakan salah satu penyebab umum bau mulut.

Ketika saluran pernapasan terinfeksi, hal ini dapat menyebabkan produksi sel dan lendir berkurang.

Selain itu, ketika hidung tersumbat akibat penyakit-penyakit di atas, Anda akan cenderung bernapas melalui mulit.

Kondisi mulut akan menjadi kering dan bakteri dapat tumbuh.

Inilah yang kemudian membuat napas Anda bau.

  1. Kanker

Bau mulut dapat menjadi indikasi kanker dalam tubuh.

Anda tentu tidak menyangka bukan jika bau mulut bisa menunjukan penyebab berbahaya.

Setidaknya ada dua jenis kanker yang dapat dilihat dari bau napas Anda, yaitu kanker paru-paru dan kanker lambung.

Menurut laporan penelitian yang diterbitkan pada 2013, skrining kanker paru bisa dilakukan dengan tes napas.

Dalam tes napas tersebut, dilihat apakah senyawa organik volatil ada.

Tes napas semacam ini juga dilakukan untuk mendeteksi kanker lambung.

  1. Penyakit jantung

Penyebab bau mulut lainnya adalah penyakit jantung.

Merangkum dari Express.co.uk, penelitian terbaru mengungkapkan adanya beberapa petunjuk tak terduga terhadap risiko penyakit jantung, yaitu gusi berdarah dan bau mulut.

Para peneliti dapat menggunakan tes napas sederhana untuk mengidentifikasi pasien yang menderita gagal jantung, menurut sebuah makalah Maret 2013 yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology.

Jadi akan lebih baik Anda memeriksakan diri jika bau mulut tidak kunjung hilang.

Ingat jika pengobatan terbaik adalah tindakan pencegahan yang dilakukan sejak dini. (***)

Comments


EmoticonEmoticon