WASPADA! Dikira Kebanyakan Minum, Ternyata Sering Pipis Bisa Jadi Tanda Gejala Gagal Ginjal: Lah Kok Bisa?

NKRIku.com – Gejala gagal ginjal sering tak disadari dan dianggap sebagai sebuah kondisi yang sepele. Padahal penyakit satu ini bisa membahayakan tubuh, lo.

Seperti yang kita tahu, ginjal punya fungsi yang penting pada tubuh. Organ satu ini berfungsi menyaring limbah dalam tubuh dan dikeluarkan melalui urine.

Selain itu ginjal juga berfungsi untuk mengelola tekanan darah dan juga kandungan garam dalam tubuh.

Karena itulah penting bagi kita untuk mengetahui gejala gagal ginjal pada tubuh. Apa saja gejalanya? Cari tahu di sini, ya!

  1. Tekanan Darah Tinggi

Ginjal juga memiliki fungsi membantu mengatur tekanan darah dengan melepaskan hormon.

Ketika tidak bisa berfungsi, ginjal tidak bisa melakukan tugas secara efektif. Akibatnya, tekanan darah akan menjadi tinggi.

  1. Sering Buang Air Kecil

Jika kita merasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari, ini bisa menjadi tanda penyakit ginjal.

Ketika filter ginjal rusak, hal ini bisa menyebabkan peningkatan keinginan untuk buang air kecil. Terkadang kondisi ini juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih.

  1. Darah dalam Urine

Ginjal yang sehat mampu menjaga sel-sel darah dalam tubuh saat menyaring limbah dari darah untuk membuat urine.

Namun saat filter ginjal telah rusak, sel-sel darah ini bisa masuk ke dalam urine.

Selain menandakan penyakit ginjal, darah dalam urine bisa menjadi indikasi tumor, batu ginjal, atau infeksi.

  1. Urine Berbusa

Busa dalam urine menunjukkan ada protein yang terkandung dalam urine. Terutama jika busa urine butuh berkali-kali disiram sebelum hilang.

Busa ini biasanya terlihat seperti busa yang muncul saat kita mengocok telur.

Albumin adalah protein yang umum ditemukan dalam urine, juga bisa kita temukan pada telur.

  1. Otot Kram

Gangguan pada fungsi ginjal bisa memicu ketidakseimbangan elektrolit. Hal ini bisa membuat otot kita mudah kram.

  1. Kaki Bengkak

Penurunan fungsi ginjal bisa menyebabkan retensi natrium (kelebihan natrim/garam). Hal ini menyebabkan pembengkakan di kaki, terutama area pergelangan kaki.

Pembengkakan pada anggota gerak bawah tubuh juga bisa menjadi tanda penyakit jantung, penyakit hati, dan masalah vena kaki kronis.

  1. Kulit Kering dan Gatal

Ginjal bertugas menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh dan membantu membuat sel darah merah.

Selain itu ginjal juga membantu menjaga tulang tetap kuat dan bekerja untuk mempertahankan jumlah mineral yang tepat dalam darah.

Saat ginjal bermasalah, mineral dan nutrisi dalam darah bisa terganggu keseimbangannya. Hal ini bisa membuat kulit kering dan gatal.

Makanan yang Menyehatkan Ginjal

  1. Buah Naga

Buah naga mengandung banyak serat, vitamin, dan mineral. Buah ini baik untuk menetralkan racun dalam tubuh.

Di dalam saluran pencernaan, serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian mengeluarkannya dari tubuh melalui kotoran.

Semakin tinggi konsumsi serat, maka semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

  1. Kayu Manis

Kayu manis dikenal dengan manfaatnya untuk mengatur kadar glukosa.

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dapat memperberat kerja ginjal. Karena itu, kelebihan glukosa yang dihasilkan dari penyakit diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Karena itu, mengonsumsi kayu manis bisa meringankan kinerja ginjal dalam menyaring glukosa dalam tubuh.

  1. Nanas

Nanas adalah salah satu jenis buah tropis yang rendah kandungan potasium sehingga dapat dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah dengan ginjal.

Nanas juga buah mengandung banyak serat, vitamin B, dan bromelain yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan.

  1. Bluberi

Dari sekian banyak buah-buahan dan sayuran yang memiliki antioksidan terbaik adalah bluberi.

Bluberi adalah salah satu jenis buah yang rendah kalori, kaya serat, dan vitamin C yang baik untuk ginjal.

  1. Sayuran Rendah Kalium

Orang yang mengidap penyakit ginjal biasanya dianjurkan untuk membatasi asupan mineral kalium.

Padahal, mineral ini banyak ditemukan dalam sayuran hijau. Kita bisa memilih berbagai sayuran yang rendah kalium.

Seperti kembang kol, kubis, lobak, timun, dan terong.(***)

Comments


EmoticonEmoticon