SERING TERJADI BENCANA! Tenang Aja, Kiamat Masih Jauh Kok Jika Hewan Ini Masa Ada, Apa itu? Ini Kata Gus Baha

NKRIku.com – Sering kali datangnya kiamat dikaitkan dengan adanya bencana disekitar kita.

Memang pikiran itu tidaklah salah sebab salah satu tanda munculnya kiamat adalah banyaknya bencana.

Tapi bukan cuma itu saja, menurut Gus Baha ada hewan yang menjadi tanda datangnya kiamat.

Selama di bumi masih ada hewan yang dimaksid, mustahil Allah mendatangkan hari pembalasan untuk manusia.

Lantas hewan apakah yang dimaksud oleh Gus Baha bisa menjadi tanda kiamat itu? Berikut jawaban lengkapnya.

Dilansir PortalJember.com dari video yang diunggah kanal YouTube SANTRI GAYENG pada Rabu, 1 Juli 2020 mengungkap hewan tersebut.

Sebagai umat Islam, percaya atau beriman terhadap hari akhir merupakan hal yang tidak boleh dikhianati.

Seorang muslim wajib hukumnya percaya, bahwa hari kiamat pasti akan datang di masa depan.

Namun, kedatangannya sendiri tidak ada yang mampu memastikan kecuali Allah SWT saja.

Maka dari itu, sia-sia segala usaha manusia untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran di hari tersebut.

Namun, dalam Islam ada banyak tanda yang diberikan oleh Allah sebagai petunjuk hari kiamat.

Mulai dari fenomena alam, kemunculan sosok tertentu, bahkan sampai hilangnya beberapa makhluk di muka bumi.

Dalam Islam, sudah dijelaskan, bahwa banyaknya fenomena alam bisa menjadi tanda hari akhir.

Sementara untuk kemunculan sosok tertentu, kelak akan muncul Dajjal, Imam Mahdi, dan Nabi Isa.

Namun ternyata, menurut Gus Baha ada satu lagi tanda kiamat yang bisa dilihat melalui hewan.

Sekama hewan-hewan yang dimaksud masih hidup di bumi, maka mustahil Allah menciptakan hari akhir.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam Al Quran, sehingga kebenarannya tidak perlu diragukan.

Adapun tanda yang dimaksud, yaitu selama masih ada hewan yang bisa dimakan manusia maka kiamat tak akan datang.

“Selama Allah masih menciptakan hewan yang bisa dimakan manusia, itu berarti Allah masih ingin manusia hidup,” katanya.

Hal itu menunjukkan, bahwa Allah masih menginginkan manusia untuk hidup dan tak ingin menyiksanya.

“Selama masih ada dabbah, yakni hewan apa saja yang menjadi sumber energi manusia itu berarti Allah masih belum ingin menyiksa manusia (kiamat),” ujarnya.

Namun, menurut Gus Baha dalam ilmu fiqih, ada tiga hewan yang dimaksud, yaitu unta, sapi, dan kambing.***

Comments


EmoticonEmoticon