PKH TAHAP 2 CAIR HARI INI! Ini Faktor Penyebab Anda Gagal Dapat Bansos Hingga Rp750 Ribu

NKRIku.com – Bantuan sosial PKH tahap 2 2023 akan cair, namun sayangnya banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak berhasil mendapatkan dana tunai sebesar Rp750.000.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dalam mendapatkan dana tunai dari PKH tahap 2 2023 ini.

Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kegagalan mendapatkan dana tunai dari PKH tahap 2 2023?

Simak penjelasan tentang faktor penyebab KPM gagal dapat dana tunai hingga Rp750.000 dari PKH tahap 2 2023 di bawah ini.

Sebagaimana diketahui, PKH atau Program Keluarga Harapan merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu meringankan beban keluarga miskin dan rentan.

Namun, seringkali terjadi kendala dalam proses penyaluran bantuan tersebut, baik itu dari sisi administrasi maupun teknis.

Dana bansos ini cair melalui Bank Himbara (BTN, BRI, BNI, Bank Mandiri) serta Kantor Pos mulai April hingga Juni mendatang.

Kemensos biasanya dalam mencairkan dana bansos PKH dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah.

Baca Juga: Apakah BPNT April 2023 Sudah Cair Lebaran Ini di BRI? Cek Penerima Bansos Sembako Rp400.000 di Link cekbansos.

Jadi ada kemungkinan tiap daerah akan menerima pencairan dana tunai bansos di waktu yang tidak sama.

Jumlah dana bansos yang akan disalurkan kepada masing-masing KPM sebesar Rp225.000 hingga Rp750.000.

Pemberian ini berdasarkan kategori yang ditetapkan Kemensos kepada masing-masing KPM.

Inilah faktor penyebab Keluarga Penerima Manfaat (KPM) gagal dapat dana bansos PKH tahap 2 2023 dengan besaran hingga Rp750.000.

  1. Data NIK/Nomor KK yang dimiliki tidak valid di Ditjen Dukcapil
  2. Perbedaan NIK yang mengurus proses pencairan dengan NIK di rekening KPM.
  3. Status sosial pekerjaan yang mumpuni yang tercatat di KK.
  4. Terjadi perubahan NIK KPM sehingga tidak terbaca di sistem.
  5. Terindikasi menerima lebih dari satu jenis bansos dalam KK yang sama.
  6. Perubahan nomor KK yang tidak diperbarui.
  7. Ada perbedaan nomor rekening tabungan.
  8. Memiliki tunggakan pinjaman di Bank baik pinjaman online ataupun bank biasa.
  9. Informasi Dapodik tidak terbaca di sistem, mungkin ada kesalahan penginputan NIK dan nama di Dapodik sekolah. Jadi, pastikan data anaknya dicek ke operator sekolah sesuai dengan NIK untuk PKH kategori anak sekolah atau siswa (SD, SMP, dan SMA).
  10. Tempat sekolah anak termasuk sekolah elit.
  11. Siswa ternyata sudah berusia lebih dari 20 tahun ke atas.
  12. Data lansia terindikasi belum belum memiliki eKTP di Dukcapil.
  13. Namanya dan keterangan identitas tidak terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) baik di daerah maupun Kemensos.
  14. Hasil dari verifikasi SAGIS menyatakan KPM tidak layak menerima dana tunai dari PKH.

Untuk lebih memastikan sebagai penerima bansos PKH tahap 2 2023, masyarakat bisa mengeceknya secara online lewat link cekbansos.kemensos.go.id.

Caranya dengan mengakses link cekbansos.kemensos.go.id atau KLIK DI SINI, lalu mengisi alamat lengkap berupa nama Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.

Selanjutnya masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai KTP, kemudian menyalin kode Captcha yang ditampilkan di kolom dashboard.

Jika kode hurufnya tidak unik, klik icon 'Refresh' untuk mendapatkan kode yang baru, setelah itu langsung klik tombol 'CARI DATA'.

Demikian informasi tentang PKH tahap 2 2023 hair Hari ini, simak faktor penyebab KPM gagal dapat dana tunai hingga Rp750.000.***

Artikel ini telah tayang di depok.pikiran-rakyat.com dengan judul PKH Tahap 2 2023 Cair Hari Ini, Simak Faktor Penyebab KPM Gagal Dapat Dana Tunai hingga Rp750.000

Comments


EmoticonEmoticon