MANTAP! Bansos BPNT Sembako Segera Disalurkan bagi 18,8 Juta Penerima

NKRIku.com - Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) RI, akan segera melaksanakan penyaluran Bansos BPNT Sembako.

Bansos itu akan menyasar kepada 18,8 juta penerima di seluruh tanah air.

Berdasarkan informasi terakhir, penyaluran bansos tersebut telah dimulai sejak akhir Juni lalu melalui layanan ATM. 

Namun, penyaluran melalui kantor pos baru akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Dana Bansos BPNT Sembako yang telah disalurkan ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencapai total Rp400.000. 

Alokasi bantuan ini merujuk pada bulan Mei dan Juni 2023, dengan menggunakan beberapa bank sebagai sarana penyaluran, antara lain BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. 

Jumlah bantuan yang diterima oleh setiap KPM tetap sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp200.000 per bulan. 

Dengan demikian, setiap KPM akan mendapatkan total bantuan sebesar Rp2.400.000 per tahun.

Penyaluran Bansos BPNT Sembako pada tahun 2023 menggunakan mekanisme termin atau gelombang, sehingga dana yang ditransfer ke rekening penerima tidak diberikan secara serentak. 

Hal ini menyebabkan proses pencairan memakan waktu yang sedikit lebih lama, hingga status pada SIK-NG (Sistem Informasi Kinerja Penyaluran Bantuan Non-Tunai) berubah menjadi SPM (Surat Perintah Menyalurkan).

Melalui salah satu postingan KPM di grup Bansos BPNT Sembako pada media sosial Facebook, terlihat bahwa proses pencairan kembali dilakukan. 

Pada awalnya, pencairan hanya dilakukan di daerah tertentu di Pulau Jawa melalui rekening BRI. Namun, beberapa waktu lalu, pencairan telah dilakukan di daerah Aceh melalui rekening BSI.

Bagi masyarakat yang ingin mengecek apakah masuk sebagai penerima bansos, dapat melakukan login menggunakan email dan nomor telepon di www.cekbansos.go.id. 

Setelah membuat akun, pengguna dapat menginputkan nama, NIK, dan KK (Kartu Keluarga) pada halaman tersebut. Informasi apakah pengguna terdaftar sebagai penerima bansos akan ditampilkan.

Namun, jika nama pengguna tidak terdaftar, mereka dapat segera mengajukan data diri lengkap melalui aplikasi usul-sanggah atau secara langsung ke kantor desa atau kelurahan tempat tinggal. 

Pengajuan tersebut harus disertai dengan surat administrasi kependudukan yang telah terdaftar secara online dan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). 

Jika data pengguna telah masuk ke DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), mereka harus menunggu lebih lama lagi untuk mendapatkan bansos, tergantung pada penambahan atau pelengkapan kuota yang telah ada. 

Proses ini diberikan prioritas kepada data yang telah ada dan aktif di DTKS, karena data tersebut digunakan oleh Kemensos untuk menyalurkan bantuan.

Pemerintah tetap mengupayakan pemutakhiran data setiap tahunnya untuk menambah jumlah penerima bansos, mengingat adanya perubahan status seperti meninggal dunia, pindah alamat, atau tidak ditemukannya data KPM yang sebelumnya terdaftar. 

Dengan demikian, diharapkan bantuan sosial ini dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. ***

Artikel ini telah tayang di palpres.disway.id dengan judul Mantap! Bansos BPNT Sembako Segera Disalurkan bagi 18,8 Juta Penerima

Comments


EmoticonEmoticon